Self-Monitoring Online

   Pada jenjang pendidikan tinggi, mahasiswa sangat dianjurkan untuk menjadi pembelajar yang mandiri dan reflektif. Mahasiswa harus bisa mengevaluasi cara ia belajar dibandingkan dengan teman-temannya sebagai bagian dari proses self-regulated learning. Self-regulated learning merupakan sebuah intervensi yang terdiri dari planning, monitoring, dan evaluating proses belajar. Untuk meningkatkan proses-proses ini, self-monitoring intervention dapat digunakan sebagai strategi menganalis perkembangan mahasiswa dalam proses belajarnya.

   Ada dua tujuan self-monitoring intervention, yaitu self-observation dan self-recording. Self-observation merupakan sebuah aktivitas yang dilakukan oleh mahasiswa untuk mengamati bagaimana proses belajar dirinya. Self-recording merupakan sebuah aktivitas untuk merekam kemampuan belajar mahasiswa. Untuk memfasilitasi intervensi dalam menggunakan teknik ini, mahasiswa akan diberikan serangkaian sequential prompts (pertanyaan) yang harus dijawab untuk meninjau perkembangan pengetahuan mereka.

   Laboratorium Digital Library & Distance Learning, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia telah melakukan penelitian terkait self-monitoring intervention. Self-Monitoring online tool ini merupakan hasil dari penelitian tersebut yang telah dikembangkan dengan melewati tahap user experience dan usability evaluation. Self-Monitoring online tool telah diuji menggunakan User Experience Questionnaire (UEQ) dan System Usability Scale (SUS).

   Pada tool ini, Dosen sebagai fasilitator akan memberikan sequential prompts (pertanyaan berurutan) selama proses belajar berlangsung pada masa perkuliahan. Mahasiswa diminta untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut sesuai dengan yang mereka ketahui. Pertanyaan dan jawaban akan ditampilkan berurutan sehingga mahasiswa dapat menganalisis perkembangan pengetahuan mereka.